Selasa, 23 Juni 2015

Tugas 1 Pemrograman Jaringan

Nama : Aditya Yusman
Kelas : 4IA24
NPM  : 59411326


Tugas 1 PROGJAR.docx

Komunikasi Hologram 3D

Teknologi di zaman sekarang ini serba canggih , alat komunikasi  berkembang begitu pesat dan cepat. Teknologi bisa berubah dalam hitungan hari,jam,bahkan setiap menit ada teknologi baru yang muncul. Perkembangan tekonogi merambat pada segala bidang kehidupan terutama pada bidang komunikasi.
Sistem komunikasi sendiri merupakan suatu konsep dimana dalam komunikasi tersebut terdapat makna dari suatu informasi dan perangkat-perangkat lainnya seperti sinyal, kode-kode yang abstrak dan berubah-ubah. Dalam percakapan di telepon, sistem komunikasi yang ada dipesawat telepon tersebut bukan hanya pesan tapi juga penerima telepon, saluran telepon dan perangkat-perangkat lainnya.

 Pernah melihat 3D Hologram dalam sebuah film ? Nah, saat ini teknologi tersebut bisa kita gunakan tidak hanya di film. Hal ini disebabkan oleh perkembangan teknologi komunikasi yang sudah semakin canggih. Berbagai kebutuhan manusia menuntut adanya perubahan teknologi yang bisa menunjang kehidupan manusia itu sendiri. Kepraktisan mungkin merupakan kunci utamanya. 3D Hologram merupakan teknologi komunikasi yang tergolong baru kehadirannya bagi masyarat dunia. 


Hologram itu sendiri adalah sebuah teknologi grafik yang dibuat dengan menggunakan sinar laser dan mampu membuat gambar tiga dimensi.Dengan adanya teknologi ini, banyak pihak yang merasa diuntungkan. Teknologi ini membuat mereka tidak perlu lagi merasa bingung jika tidak bisa menghadiri suatu pertemuan. Jadi kita tinggal merekam apa yang ingin disampaikan, maka teknologi tersebut akan menampilkan sosok tubuh kita dalam bentuk hologram tersebut dan mengatakan apa yang telah kita rekam.

Ø  Fungsi 3D Hologram 
           3D Hologram mampu digunakan untuk mengirim atau menghadirkan suatu benda atau pun manusia tanpa harus didatangkan secara langsung. Benda atau manusia yang dihadirkan pun dalam bentuk 3D, sehingga terlihat nyata. Prinsipnya adalah dengan merekam apa yang ingin kita sampaikan, lalu diolah dengan menggunakan teknologi hologram ini. Setelah pengolahan data terjadi, benda atau apapun yang kita rekam itu mampu kita hadirkan tanpa harus dihadiri langsung oleh benda atau manusia yang bersangkutan.
Hal ini pernah digunakan oleh Pangeran Charles saat memberika ceramah pada sebuah konferensi. Pangeran menghadirinya dengan menggunakan teknologi 3D Hologram ini. Teknologi 3D Hologram ini dibuat oleh perusahaan Musion System yang dimotori oleh Ian O'Connell di Inggris. Beberapa perusahaan seperti Adidas, Honda, Nokia, Tata Nano, Al Gore, Sir Alex Ferguson juga mulai melirik teknologi ini dan menggunakan jasanya.



Ø  Kelebihan 3D Hologram
1. Teknologi 3D Hologram ini sangat membantu berbagai kebutuhan manusia di zaman sekarang. Kesibukan dan mobilitas yang tinggi bisa teratasi dengan teknologi komunikasi ini. Contohnya saja adalah Pangeran Charles. Sebagai pangeran mungkin dia memiliki banyak kesibukan, namun dengan 3D Hologram ini dia bisa menghadiri konferensi tanpa harus hadir langsung ke tempat yang bersangkutan.
2. 3D Hologram ini idenya mungkin sama dengan 3G dan webcam, namun kelebihan yang mencolok adalah bentuk 3D yang dihadirkannya. Bisa berinteraksi sudah dapat dipastikan iya, karena itulah fungsi utamanya.
 3. Teknologi ini juga bisa digunakan untuk mengobati rasa kangen keluarga kepada anggota keluarga lain yang berada jauh dari mereka. Dengan menggunakannya, anggota keluarga bisa hadir di tengah keluarga, mengobati rasa kangen, tanpa harus repot-repot datang.
4. Dalam dunia pendidikan hal ini juga sangat membantu. Jika zaman dahulu setiap siswa dan guru harus hadir dalam satu ruangan yang sama agar bisa bertatap muka langsung, tapi tidak dengan teknologi ini. Tanpa hadir pada satu ruangan yang sama, proses belajar pun tetap bisa berlangsung. 


> Dampak Positif :
1. Efisiensi Waktu.
2. Berbagai kesibukan manusia untuk menghindari banyak pertemuan bisa diwakili.
3. Menghemat tenaga karena tidak perlu repot bolak-balik.
4. Mobilitas yang tinggi menjadi tidak terganggu.
5.Bisa melaukan aktifitas lain diwaktu yang sama.

> Dampak Negatif
1. Tatap muka langsung frekuensinya jadi semakin kecil.
2. Orang menjadi malas untuk repot karena sudah dimanjakan oleh teknologi
3. Manipulasi, bisa saja data orang lain digunakan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab untuk melakukan kejahatan.
4. Orang yang ingin melakukan kejahatan, misalnya mencuri data rahasia orang lain tidak perlu datang langsung ke tempat bersangkutan.
5. Orang yang ingin melakukan kejahatan, misalnya mencuri data rahasia orang lain tidak perlu datang langsung ke tempat bersangkutan.
6. Orangtua yang sibuk bekerja bisa kehilangan waktu intimnya dengan anak-anaknya.



Teknologi hologram ini sangat membantu manusia dalam berbagai bidang jika dimanfaatkan dengan baik. Yang pasti, jika teknologi ini benar-benar dimanfaatkan, maka setidaknya populasi udara dapat berkurang karena tidak perlu menggunakan kendaraan yang menghasilkan karbonmonoksida untuk melakukan perjalanan. Selain itu, kemacetan lalu lintas pun akan berkurang.

Sumber:google.com

Aplikasi Sederhana Pemrograman Jaringan

Disini saya mencoba membuat aplikasi client server TCP sederhana, server akan membuat soket server dan menerima permintaan koneksi dari satu client saja. Setelah ittu server akan menunggu data yang dikirim oleh client. Jika pesan yang dikirim oleh client adalah “salam” maka server akan membalas mengirim pesan “salam juga” . Selain dari itu, server akan mengirim pesan “Maaf, saya tidak mengerti”. Kurang lebih seperti itu berikut penjelasan koding nya:

Buat program server di bawah ini, simpan dengan nama simpleServer.java:

import java.io.*;
import java.net.*;
public class simpleServer {
public final static int TESTPORT = 5000;
public static void main(String args[]) {
ServerSocket checkServer = null;
String line;
BufferedReader is = null;
DataOutputStream os = null;
Socket clientSocket = null;
try {
checkServer = new ServerSocket(TESTPORT);
System.out.println("Aplikasi Server hidup ...");
} catch (IOException e) {
System.out.println(e);
}
try {
clientSocket = checkServer.accept();
is = new BufferedReader(new
InputStreamReader(clientSocket.getInputStream()));
os = new DataOutputStream(clientSocket.getOutputStream());
} catch (Exception ei) {
ei.printStackTrace();
}
try {
line = is.readLine();
System.out.println("Terima : " + line);
if (line.compareTo("salam") == 0) {
os.writeBytes("salam juga");
} else {
os.writeBytes("Maaf, saya tidak mengerti");
}
} catch (IOException e) {
System.out.println(e);
}
try {
os.close();
is.close();
clientSocket.close();
} catch (IOException ic) {
ic.printStackTrace();
}
}
}

Buat program client di bawah ini, simpan dengan nama simpleClient.java:

import java.io.*;
import java.net.*;
public class simpleClient {
public final static int REMOTE_PORT = 5000;
public static void main(String args[]) throws Exception {
Socket cl = null;
BufferedReader is = null;
DataOutputStream os = null;
BufferedReader stdin = new BufferedReader(new
InputStreamReader(System.in));
String userInput = null;
String output = null;
// Membuka koneksi ke server pada port REMOTE_PORT
try {
cl = new Socket(args[0], REMOTE_PORT);
is = new BufferedReader(new
InputStreamReader(cl.getInputStream()));
os = new DataOutputStream(cl.getOutputStream());
} catch(UnknownHostException e1) {
System.out.println("Unknown Host: " + e1);
} catch (IOException e2) {
System.out.println("Erorr io: " + e2);
}
// Menulis ke server
try {
System.out.print("Masukkan kata kunci: ");
userInput = stdin.readLine();
os.writeBytes(userInput + "\n");
} catch (IOException ex) {
System.out.println("Error writing to server..." + ex);
}
// Menerima tanggapan dari server
try {
output = is.readLine();
System.out.println("Dari server: " + output);
} catch (IOException e) {
e.printStackTrace();
}
// close input stream, output stream dan koneksi
try {
is.close();
os.close();
cl.close();
} catch (IOException x) {
System.out.println("Error writing...." + x);
}
}
}

Lalu kompile program pada command promt file simpleServer.java dan jalankan, setelah itu simpleClient.java dan jalankan dapat dilihat pada gambar dibawah ini

Pertama kompile simpleServer.java maka akan keluar informasi "Aplikasi Server Hidup"


Setelah itu compile simpleClient.java, jalankan dan masukan kata kunci maka server akan  mendapat pesan salam. Secara otomatis Client akan menjawab salam juga.

Senin, 22 Juni 2015

Install Server

Kelas               : 4IA24
Nama               : Aditya Yusman        (59411326)

            Tulisan ini dibuat dalam rangka memenuhi tugas yang di berikan dalam mata kuliah Pemrograman Jaringan. Layanan yang akan dibuat diantaranya DHCP, WEBSERVER dan FTP. Sedangkan sistem operasi tempat layanan tersebut berjalan kami menggunakan fedora 17 (Beefy Miracle) dengan ip 192.168.56.1 pada interface vboxnet0. Untuk sisi client kami menggunakan windows xp yang diinstall dalam mesin virtual.
 1.      DHCP server
Sebelum menginstall paket dhcp cek keberadaan dhcp sudah terinstall atau belum dengan perintah rpm -qa | grep dhcp. Jika belum jalankan perintah yum -y install dhcp

Dari gambar diatas di dapatkan sudah terinstallnya paket dhcp. Sebelum melakukan langkah selanjutnya setting ip pada interface yang digunakan, disini kami menggunakan ip 192.168.56.1 dengan netmask 255.255.255.0 untuk server dhcpnya. Selanjutnya konfigurasikan dhcp server pada file /etc/dhcp/dhcpd.conf menggunakan text editor kesayangan anda.

Range ip yang diakan diberkan 192.168.56.10 – 192.168.56.10. Selanjutnya lakukan pengaktifan service dan cek status service.

Dari status yang ditampilkan diatas, service dhcpd telah berjalan pada interface vboxnet0 dan subnet pada interface wlan0 belum dideklarasikan, sehingga pada wlan0 service dhcpd tidak berjalan. Selanjutnya lakukan dhcp pada client

2.      Web Server
Lakukan installasi httpd dengan perintah yum -y install httpd


Setelah paket httpd terinstall lakukan konfigurasi pada file  /etc/httpd/conf/httpd.conf. Setting ServerName pada file tersebut dan baca comment pada file tersebut untuk mengetahui fungsi dari sintaksnya. Setelah melakukan konfigurasi pada httpd.conf di dapat dokumen root tempat meletakan source terdapat di /var/www/html/. Buat index.html pada directory tersebut.

Selanjutnya jalankan servicenya

Lakukan pengeteasn webserver pada client
3.      FTP Server
Ftp (File Transfer Protokol) merupakan sebuah protokol internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pengiriman berkas komputer antar mesin mesin dalam sebuah jaringan. Ftp merupakan salah satu protokol internet paling awal dikembangkan dan masih digunakan hingga saat ini untuk melaikan pengunduhan dan penggugahan atau dikernal dengan istilah download dan upload. Berikut merupakan tahap installasi FTP.
Setelah selesai tahap instalasi lakukan konfigurasi pada file /etc/vsftpd/vsftpd.conf.
selanjutnya buat user beserta homenya


setelah selesai masukan user kedalam chroot_list dan buat file test.txt kedalam directory home kemudian restart servicenya.

Lakukan pengetesan pada os client

Sekian terimakasih, kurang lebihnya mohon maaf.

Senin, 25 Mei 2015

PEMROSESAN TERDISTRIBUSI

Pemanfaatan pengolahan data terdistribusi dapat memberikan manfaat bagi sistem yang mengimplementasikannya. Hal ini disebabkan oleh kelebihan-kelebihan yang dimilikinya, antara lain :
  Ø  kinerja yang lebih baik karena data ditempatkan di tempat yang sesuai dengan kebutuhan dan komputer-komputer dalam sistem dapat bekerja secara paralel, sehingga pembebanan pada komputer (server) menjadi seimbang.
  Ø  alasan ekonomis, yaitu bahwa merancang sistem yang terdiri atas jaringan komputer-komputer kecil (sederhana) dibandingkan dengan mengimplementasikan komputer tunggal yang canggih.
  Ø  alasan modularitas, yaitu bahwa sistem-sistem yang bekerja dalam basis data terdistribusi dapat dimodifikasi, ditambah, atau dikurangi tanpa memengaruhi modul lain (sistem lain dalam basis data terdistribusi). Dengan pembagian lokasi data, jika terjadi masalah atau musibah pada sistem, tidak semua data terancam, melainkan hanya data pada tempat-tempat tertentu.
  Ø  alasan organisasi dan otonomi pada sistem-sistem yang berpartisipasi, misalnya pada suatu kantor perusahaan, terdapat beberapa departemen. Dengan pengolahan data terdistribusi, data-data perusahaan dapat disebar ke tiap-tiap departemen yang bertanggung jawab atasnya.

Akan tetapi, di samping kelebihan-kelebihan yang dimilikinya, pengolahan data terdistribusi juga memiliki kendala, antara lain :
      1.      masalah kompleksitas, yaitu bukan pekerjaan yang mudah untuk membuat pengolahan data yang tersebar terlihat sebagai satu kesatuan. Administrator basis data mempunyai tugas ekstra untuk menjaga agar basis data yang tersebar di berbagai lokasi terlihat transparan. Di samping itu, pemeliharaan sistem-sistem yang berlainan lebih kompleks ketimbang pemeliharaan sistem besar yang utuh sebagai satu kesatuan. Tingginya kompleksitas juga dapat menyebabkan pembengkakan biaya.
      2.      masalah desain, yaitu bahwa desain yang dibuat harus memperhatikan arsitektur komputer yang terdiri atas sistem-sistem yang terpisah, selain itu juga memperhatikan data yang difragmentasi (dipecah-pecah) ke dalam lokasi berlainan. Perubahan dari pengolahan data terpusat menjadi terdistribusi juga menjadi masalah karena belum ada standar metodologi dalam konversi DBMS terpusat menjadi DBMS terdistribusi.
      3.      keamanan data, yaitu bukan hanya satu sistem yang harus diberi proteksi keamanan data, melainkan juga fragmen-fragmennya yang tersebar di berbagai lokasi, juga jalur komunikasi antarsistem.
      4.      kendala mempertahankan integritas karena dalam menjaga integritas sistem melalui jaringan juga dapat memakan resource yang besar dari jaringan.

Masalah-Masalah yang Harus Diperhatikan (Issues) Dalam Pengolahan Data Terdistribusi, yaitu :
Dalam aplikasi sistem manajemen pengolahan data terdistribusi, ada beberapa masalah (issue), yang harus diperhatikan, antara lain:
  Ø  transparansi
  Ø  perancangan (desain)
  Ø  pemrosesan query
  Ø  manajemen transaksi
  Ø  arsitektur dan middleware

PERMASALAHAN
Pengolahan data terdistribusi  memang memiliki banyak keunggulan terlebih untuk struktur organisasi saat ini, diantaranya yaitu:
      1.      Pengawasan distribusi dan pengambilan data Jika beberpa site yang berbeda dihubungkan, seorang     pemakai yang berada pada satu site dapat mengakses data pada site lain.
      2.      Reliability dan availability Sistem distribusi dapat terus menerus berfungsi dalam menghadapi kegagalan dari site sendiri atau mata rantai komunikasi antar site.
      3.      Otonomi lokal Pendistribusian sistem mengijinkan sekelompok individu dalam sebuah perusahaan untuk melatih pengawasan lokal melalui data mereka sendiri. Dengan kemampuan ini dapat mengurangi ketergantungan pada pusat pemrosesan.
      4.      Efisiensi dan fleksibel Data dalam sistem distribusi dapat disimpan dekat dengan titik diman data tersebut dipergunakan. Data dapat secara dinamik bergerak atau disain, atau salinannya dapat dihapus.

Bahaya Dalam Pengolahan Data terdistribusi
  è Hilangnya Kontrol management
  è Management pengolahan data kehilangan control keseluruhan dari pengolahan data karena kelompok pemakai yang membutuhkan komputer mini sendiri semakin bertambah
  è Hilangnya control dari ruang Sistem informasi management
  è Pengumpulan informasi management yang sangat mempengaruhi organisasi menjadi sangat sulit
  è Sub Optimasi
  è Developer memenuhi kebutuhan local bukan keseluruhan data
  è Data Inkompatibel
  è Data yang sama direpresentasikan dengan cara yang berbeda pada system yang beda
  è Hardware inkompatibel
  è Mesin yang dipilih oleh tiap kelompok pemakai berbeda
  è Software inkompatibel
  è Mesin yang berbeda mempunyai software yang berbeda pula seperti control link datanya,           arsitektur managemen jaringan, pelayanan tiap session dan lain – lain
  è Ketidakmampuan dalam distribusi
  è Komputer mini tidak digunakan secara professional tanpa standar, teknik yang terstruktur dan dokumentasi yang cukup
  è Kegagalan menggunakan data base
  è Mesin mesin pemakai sering menggunakan file yang online, bukan managemen data base.
  è Biaya perawatan berlebihan
  è Biaya yang tidak diharapkan membuat rektrukturisasi system dapat meningkatkan harga lebih dari 80 % dari biaya pengembangan instalasi
  è Duplikat usaha
  è Fungsi yang sama deprogram berkali – kali oleh kelompok yang berbeda
  è Produktivitas rendah
  è Rendahnya produktivitas dalam pengembangan aplikasi dapat disebabkan oleh pemrograman dalam bahasa yang tingkat rendah
  è Tenaga manusia yang tinggi
  è Semakin lama dalam bekerja dan meminta fasilitas yang lebih baik
  è Kurangnya perancangan jaringan
  è Jaringan tidak dirancang dengan kemapuan menghubungkan processor processor kecil yang semakin berkembang
  è Tidak ada perencanaan evolusi
  è Pengembangan dari system terdistribusi yang inkompatibel ke arah fasilitas jaringan yang terintegrasi dengan data base menjadi sangat rumit dan mahal
  è Macetnya migrasi
  è Jalur migrasi dari perusahaan pembuat komputer kearah teknologi yang lebih baik biasanya tidak dapat diikuti
  è Kurangnya keamanan
  è Sistem seharusnya dilengkapi keamanan yang baik pula
  è Kurangnya back up file
  è Data dapat hilang bila tidak cukup backup file

Dampak Pengolahan Data Terdistribusi

Setiap perubahan pasti membawa perbaikan diikuti dengan dampak juga permasalahannya, begitu pula dengan pengolahan terdisribusi  mempunyai dampak – dampak yang harus di implementasikan sebagai perubahan menuju hal yang positif.
Namun diantara keunggulan itu, Dampak terdistribusi  juga memungkinkan suatu sistem menjadi lebih kompleks, karena banyaknya database yang tersebar dan jumlah data yang banyak dan terus meningkat didalam suatu organisasi maupun perusahaan. Jika suatu database memiliki sejumlah data yang tersimpan dengan banyak query dan tabel, suatu permintaan mengakibatkan proses pencarian data atau source data menjadi lambat. Selain itu banyaknya user yang dapat mengakses suatu tampilan web atau Web display suatu sistem informasi juga menjadi lambat.
Setelah pengolahan data terdistribusi berjalan dengan sangat baik berimbas kepada pengurangan jumlah para pekerja karena dengan pengolahan data yang sudah baik tidak dibutuhkan lagi operator – operator yang dianggap kurang efisien. Seperti yang sudah dibahas didalam bab 2 ada dampak dampak tidak langsung maupun langsung akan terjadi
Perubahan – perubahan yang dapat terjadi yaitu :
      1.      Menurunkan jumlah staff atau jumlah karyawan
      2.      Memungkinkan kerja menjadi lebih cepat dan efisien
      3.      Kuasa dan tanggung jawab pemakai lebih besar
      4.      Pemakai mempunyai terminal data yang lebih baik

S   Sumber : www.google.com



Selasa, 28 Oktober 2014

E-BUSINESS

Pengaruh e-Business terhadap proses bisnis

E-business berkaitan secara menyeluruh dengan proses bisnis termasuk value chain: pembelian secara elektronik (electronic purchasing), manajemen rantai suplai (supply chain management), pemrosesan order elektronik, penanganan dan pelayanan kepada pelanggan, dan kerja sama dengan mitra bisnis. E-business memberi kemungkinan untuk pertukaran data di antara satu perusahaan dengan perusahaan lain, baik lewat web, Internet, intranet, extranet atau kombinasi di antaranya.


Faktor-faktor yang mempengaruhi e-Business

Faktor pertama adalah tingkat kesesuaian dan dukungan aktivitas e-business atas strategi keseluruhan perusahaan.
Faktor kedua adalah kemampuan untuk menjamin bahwa proses e-business memenuhi tiga karakteristik kunci yang dibutuhkan dalam transaksi bisnis apapun yaitu

1. validitas
2. integritas
3. privasi.


Model-Model E-Business

1. B2B (Business to Business): Interaksi yang dimungkinkan oleh teknologi antara organisasi dengan organisasi (antar organisasi)
2. Consumer-to-consumer (C2C) dimana konsumen menjual produk secara langsung kepada konsumen lainnya. Biasanya individu mengiklankan produk, jasa, pengetahuan, maupun keahliannya disalah satu situs lelang atau classified ads. Contohnya meliputi www.bekas.com dan www.classified2000.com.
3. B2C (Business to Consumers): Interaksi yang dimungkinkan oleh teknologi antara individu dan organisasi.
4. Consumer-to-business (C2B) meliputi individu yang menjual produk atau jasa kepada organisasi, serta individu yang mencari penjual, berinteraksi dengan penjual tersebut, dan melakukan transaksi.
5. Non-business electronic commerce, terdiri atas institusi non bisnis seperti lembaga pendidikan, organisasi nirlaba, organisasi keagamaan, organisasi sosial, dan instansi pemerintah. Contohnya, www.bappenas.go.id, www.bps.go.id, www.komnas.go.id, www.bppt.go.id. Umumnya organisasi non bisnis menggunakan berbagai tipe e-commerce atau e-business untuk keperluan menekan biaya atau meningkatkan layanan pelanggan dan operasi.
6. Intrabusiness (organizational) electronic commerce meliputi semua aktivitas internal organisasi yang biasanya dilakukan melalui internet dan meliputi pertukaran barang, jasa atau informasi.

Infrastruktur e-Business

Jaringan untuk melakukan kegiatan e-Business, kita memerlukan jaringan untuk membuat koneksi ke internet

Software KomunikasiSoftware komunikasi mengelola aliran data melalui suatu jaringan. Software komunikasi didesain untuk bekerja dengan berbagai jenis peraturan dan prosedur untuk pertukaran data.

E-COMMERCE

          Merupakan singkatan dari electronik commerce, dan dapat diartikan sebagai perdagangan elektronik yang meliputi penyebaran, pembelian, penjualan, pemesanan barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet dan televisi, www, atau jaringan lainnya.
          E-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana ruang lingkup e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll.

Sejarah E-commerce 
          E-commerce pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama kali banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu halaman-web (website). Istilah “perdagangan elektronik” telah berubah sejalan dengan waktu. Awalnya, perdagangan elektronik berarti pemanfaatan transaksi komersial, seperti penggunaan EDI untuk mengirim dokumen komersial seperti pesanan pembelian atau invoice secara elektronik.
          Pada awalnya ketika web mulai terkenal di masyarakat pada 1994, banyak jurnalis memperkirakan bahwa e-commerce akan menjadi sebuah sektor ekonomi baru. Namun, baru sekitar empat tahun kemudian protokol aman seperti HTTPS memasuki tahap matang dan banyak digunakan.

Jenis E-Commerce :
E-Commerce  dapat  dibagi  menjadi  beberapa  jenis  yang  memiliki  karakteristik berbeda-beda yaitu:
1. Business to Business (B2B)
Business to Business e-Commerce memiliki karakteristik:
Trading  partners  yang  sudah  diketahui  dan  umumnya  memiliki  hubungan (relationship)  yang  cukup  lama.  Informasi  hanya  dipertukarkan  dengan  partner tersebut. Dikarenakan  sudah mengenal  lawan  komunikasi, maka  jenis  informasi yang dikirimkan dapat disusun sesuai dengan kebutuhan dan kepercayaan (trust).
Pertukaran  data  (data  exchange)  berlangsung  berulang-ulang  dan  secara berkala, misalnya setiap hari, dengan format data yang sudah disepakati bersama. Dengan  kata  lain,  servis  yang  digunakan  sudah  tertentu.  Hal  ini  memudahkan pertukaran data untuk dua entiti yang menggunakan standar yang sama.
Salah  satu  pelaku  dapat  melakukan  inisiatif  untuk  mengirimkan  data,  tidak harus menunggu parternya.
Model  yang  umum  digunakan  adalah  peer-to-peer,  dimana  processing intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku bisnis.

2.  Business to Consumer (B2C)
Business to Consumer e-Commerce memiliki karakteristik sebagai berikut:
Terbuka untuk umum, dimana informasi disebarkan ke umum.
Servis yang diberikan bersifat umum  (generic) dengan mekanisme yang dapat digunakan oleh khalayak ramai. Sebagai contoh, karena sistem Web sudah umum digunakan maka servis diberikan dengan menggunakan basis Web.
Servis diberikan berdasarkan permohonan  (on demand). Konsumer melakukan inisiatif dan produser harus siap memberikan respon sesuai dengan permohonan.
Pendekatan  client/server  sering  digunakan  dimana  diambil  asumsi  (client consumer)  menggunakan  sistem  yang  minimal  (berbasis Web)  dan  processing (business procedure) diletakkan di sisi server.

3. Consumen to consumen(C2C)
Dalam  C2C  seseorang  menjual  produk  atau  jasa  ke  orang  lain.  Dapat  juga  disebut sebagai  pelanggan  ke  palanggan  yaitu  orang  yang menjual  produk  dan  jasa  ke  satu sama lain.
Lelang C2C. Dalam lusinan negara, penjualan dan pembelian C2C dalam situs lelang sangat banyak. Kebanyakan  lelang dilakukan oleh perantara, seperti eBay.com, auctionanything.com,  para  pelanggan  juga  dapat  menggunakan  situs  khusus  seperti buyit.com  atau  bid2bid.com. Selain  itu  banyak  pelanggan  yang melakukan  lelangnya sendiri  seperti  greatshop.com  menyediakan  piranti  lunak  untuk  menciptakan komunitas lelang terbalik C2C online.

4. Comsumen to Business(C2B).
Dalam C2B konsumen memeritahukan kebutuhan atas suatu produk atau jasa tertentu, dan  para  pemasok  bersaing  untuk  menyediakan  produk  atau  jasa  tersebut  ke konsumen. Contohnya  di  priceline.com,  dimana  pelanggan menyebutkan  produk  dan harga yang diinginkan, dan priceline mencoba menemukan pemasok yang memenuhi kebutuhan tersebut.  (Januri, dkk, 2008).

Keuntungan e-Commerce
Bagi Perusahaan, memperpendek  jarak, perluasan pasar, perluasan  jaringan mitra  bisnis  dan  efisiensi,  dengan  kata  lain  mempercepat  pelayanan  ke pelanggan, dan pelayanan  lebih responsif, serta mengurangi biaya-biaya yang berhubungan  dengan  kertas,  seperti  biaya  pos  surat,  pencetakan,  report,  dan sebagainya sehingga dapat meningkatkan pendapatan.
Bagi Consumen, efektif, aman secara fisik dan flexible
Bagi Masyarakat Umum, mengurangi  polusi  dan  pencemaran  lingkungan, membuka peluang kerja baru, menguntungkan dunia akademis, meningkatkan kualitas SDM (Januri, dkk, 2008).

Kerugian e-Commerce 
Meningkatkan Individualisme, pada perdagangan elektronik seseorang dapat bertransaksi  dan  mendapatkan  barang/jasa  yang  diperlukan  tanpa  bertemu dengan siapapun.
Terkadang  Menimbulkan  Kekecewaan,  apa  yang  dilihat  dilayar  monitor komputer kadang berbeda dengan apa yang dilihat secara kasat mata. (Januri, dkk, 2008)